Selasa, 14 Februari 2017

Sulit

Mengikhlaskan kepergian..
Merelakan perasaan..
Melepaskan yg bukan ketentuan..
Memaksakan kesenangan hati dan fikiran..

Bila hal2 itu belum bisa dilaksanakan,
Adakah namanya mementingkan kemahuan peribadi..
Yang langsung tak layak untuk didapatkan dan didambakan?
Salahkah pengharapan?
Berbahagiakah aku atas penderitaan insan?
Kejamkah?
Busukkah?

"Tiada daya dan Tiada upaya aku tanpaMu"

Sabtu, 4 Februari 2017

Sedarkah?

Kalaulah kebenaran itu disingkap satu persatu,

Sudah tentu kejian & cacian bertalu-talu,

Syukur atas rahmat Dia yg satu,

Kasih-sayangNya mengundang pilu nan sendu..


Pun begitu,

Acapkali hati mereka sangsi,

Dengan tohmah menimpa diri,

walhal mereka masih tak menyedari,

Dialah yang menggetarkan jiwa dan nurani,

Menjadi benteng pendinding diri,

Agar tak tersungkur mati.



Menelusuri...hakikat kehidupan insani.

Selasa, 10 Januari 2017

Manusia itu lemah

Lemahnya insan yang diciptakan Tuhan,
Terjelepok murung tiada kekuatan,
Menagih tenang dalam sendu yg membimbangkan,
Merana jiwa yg dihimpit kesengsaraan.

Pun begitu,
Tenang..Dia tak sewenangnya menciptakanmu sebegitu duhai insan...

Hadirnya Dia melerai segala kekusutan,
Kasihnya Dia tak pernah meninggalkan kau sendirian,
Sayangnya Dia melatih dirimu meraih kekuatan demi kekuatan.

Syukur..
Kau masih punya Tuhan..
Kau masih bernafas dalam hela rahmatNya sebagai sebaik-baik makhluk yg Dia ciptakan..

Sabar...
Kekuatan itu Dia akan beri kepada hamba yg meminta..
Ada sinar yg menanti buat Kau yang cekal menghadapi ujian kasih sayangNya..

Have Faith.
Pray more,worry less.
If He test you to it,He'll get you survive through it..
With His Mercy.

Qawiy!
 
#noteToSelf

Sabtu, 19 November 2016

Untuk kau yang berteman denganku

Aku tak pandai bergaul.

Aku sukar untuk memulakan.

Aku tak tahu cara yang indah untuk bersahabat.

Aku tak arif mempraktis kiat memurnikan bibit persahabatan sesama manusia.


Jika aku salah,khabarkan.

Jika aku khilaf,beritahu.

Jika aku mengguris hatimu,jangan kau diam membisu.

Jika aku membuatmu terluka,selesaikan dengan cara sepatutnya.


Bimbing aku,

Ajari aku,

Katakan padaku.


Kerna hal ini bisa merobek nuraniku untuk berfikir yang waras.

Bisa membuatku terjelepok tersungkur menempelak diri.

Kerana aku adalah aku.

Yang kau sendiri pasti tidak bisa menelah apa yang ada di benak kecil ini.

Yang lakunya bisa luar dari apa yang sepatutnya.


Kerana sekali kita berteman,

Tempatmu bukan sekadar seorang kenalan.

Kerana ruang kecil hatiku sudah dihuni olehmu,

Sahabatku.


-hanimyusra-

Tingkah titah

Bila hati dan akal sudah bertingkah
Tiada apa yang bisa merobah
Melainkan nurani yang bertitah
Hey Qalbi! Kau salah!
Hai akal! Kau hanya menelah!
Sedang syaitan sudah tertawa berdekah-dekah
Melihatkan umat Adam yang salah-menyalah
Bagai retak menanti belah.

•hanimyusra•
•191114•
•2306•
•Paya Dalam,Melaka•

Jumaat, 4 November 2016

Pengabadian

Tenang, bergenang.
Tiada sendu tangisan syahdu.
Tiba waktu pasti pengakhiran itu jadi permulaan kembali..
Permulaan kepada sebuah pengabadian.
Pengabadian yang berandikan??..
Entahlah..hanya kau yang bisa merungkai jawapan kepada persoalan ini.

14:56
-hanimyusra-

Selasa, 4 Oktober 2016

Istiqamah kumohon.

Doakan aku ISTIQAMAH.
Mencari MARDHOTILLAH.
Bukan berbangga dengan sanjungan qabilah.
Tapi tunduk akur kepada DIA sang pemerintah.

Agar ILMU ini bermanfaat
Ku mohon pada diri moga aku KUAT
Berusaha lebih GIAT
Kelak berbakti pada insan sejagat.